Showing posts with label Software. Show all posts
Showing posts with label Software. Show all posts

Sunday, June 12, 2011

Fitur-fitur Baru di iOS 5 Bungkam Pesaing


Android dan BlackBerry boleh bilang punya kelebihan ketimbang iPhone buatan Apple dengan beberapa fitur uniknya. Tapi, dalam waktu dekat, sulit mengatakan kalau iPhone tak punya fitur yang hanya dimiliki pesaingnya.

Tengok saja pada update terbaru iOS 5 yang diumumkan Apple dalam pembukaan Worldwide Developer Conference (WWDC) 2011 di San Francisco, California, AS, Senin (6/6/2011). Sejumlah fiturnya memang bisa dikatakan copycat dari pesaingnya, namun itulah yang dilakukan Apple untuk menambal kekurangannya.

iOS 5 akan dapat digunakan secara resmi mulai musim gugur atau Juli 2011 mendatang. Belum ada konfirmasi apakah Apple akan merilis produk baru dengan software teranyar, namun yang pasti pengguna iPhone dan iPod Touch saat ini bisa melakukan upgrade khususnya iPhone 4, iPhone 3GS, serta iPod Touch generasi 3 dan 4.

Salah satu fitur baru yang membuatnya tak lagi bisa diremehkan adalah soal notifikasi. Ada Notification Center yang menyajikan semua update informasi terbaru dari aplikasi-aplikasi yang digunakan. Untuk melihatnya bisa diperbesar dengan cara menarik bagian atas layar ke bawah seperti yang disediakn platform Android.

Apple juga telah melakukan integrasi Twitter ke semua fitur di iOS. Dengan single sign on, pengguna iPhone atau iPod Touch bisa langsung mengirim foto begitu selesai memotret atau langsung dari galeri foto.

Fitur yang lain yang membuatnya bakal bersaing ketat dengan BlackBerry adalah iMessage. Seperti diberitakan sebelumnya, ini merupakan layanan chat yang memungkinkan pengguna iPhone, iPod Touch, dan iPad saling berkomunikasi satu sama lain dengan push message. Persi seperti BBM, bisa kirim pesan teks, foto, kontak, bahkan video, serta membuat group chat. Ada pesan notifikasi kalau pesan terkirim serta indikator saat lawan chat sedang menulis.

Perubahan terbesar adalah tersedianya layanan iCloud yang menyediakan sinkronisasi konten berbasis cloud. Di sini pengguna dapat mengakses semua konten yang dimiliki dari berbagai jenis perangkat yang dimiliki apakah itu iPhone, iPad, atau iPod Touch dari mana saja. Album foto dari berbagai perangkat bisa disinkronisasi dan tersimpan di cloud selama 30 hari. Lewat tambahan langganan iTunes on Cloud, track musik yang pernah dibeli dari iTunes juga tersimpan di cloud sehingga bisa diunduh berkali-kali kapan saja dari semua jenis perangkat.

Kini, aktivasi perangkat baru berbasis iOS pun tak perlu lagi garus dilakukan dengan sinkronisasi lewat PC. pengguna bisa langsung melakukan aktivasi langsung dari perangkat tersebut lewat jaringan atau over the air (OTA).

Selain tambahan fitur-fitur utama tersebut, iOS 5 juga menyediakan fitur yang lebih memudahkan pengguna. Misalnya, split keyboard yang baru dan tambahan fitur pada aplikasi kamera. Pesan atau reminder juga tidak hanya diintegrasikan dengan kalender tapi juga dengan lokasi pengguan berada. Ada juga aplikasi Newsstand sebagai tempat mengakses konten majalah dan suratkabar digital. Browser Safari juga mengalami peningkatan fitur.

Nah, apakah Apple bakal makin kuat dengan fitur-fitur baru yang membuat iOS tak lagi punya kekurangan terhadap pesaingnya? Ya setidaknya walaupun kelihatan meniru, hal tersebut bisa membungkam kompetitor untuk sesumbar. (Kompas)

Fitur-fitur Baru di iOS 5 Bungkam Pesaing


Android dan BlackBerry boleh bilang punya kelebihan ketimbang iPhone buatan Apple dengan beberapa fitur uniknya. Tapi, dalam waktu dekat, sulit mengatakan kalau iPhone tak punya fitur yang hanya dimiliki pesaingnya.

Tengok saja pada update terbaru iOS 5 yang diumumkan Apple dalam pembukaan Worldwide Developer Conference (WWDC) 2011 di San Francisco, California, AS, Senin (6/6/2011). Sejumlah fiturnya memang bisa dikatakan copycat dari pesaingnya, namun itulah yang dilakukan Apple untuk menambal kekurangannya.

iOS 5 akan dapat digunakan secara resmi mulai musim gugur atau Juli 2011 mendatang. Belum ada konfirmasi apakah Apple akan merilis produk baru dengan software teranyar, namun yang pasti pengguna iPhone dan iPod Touch saat ini bisa melakukan upgrade khususnya iPhone 4, iPhone 3GS, serta iPod Touch generasi 3 dan 4.

Salah satu fitur baru yang membuatnya tak lagi bisa diremehkan adalah soal notifikasi. Ada Notification Center yang menyajikan semua update informasi terbaru dari aplikasi-aplikasi yang digunakan. Untuk melihatnya bisa diperbesar dengan cara menarik bagian atas layar ke bawah seperti yang disediakn platform Android.

Apple juga telah melakukan integrasi Twitter ke semua fitur di iOS. Dengan single sign on, pengguna iPhone atau iPod Touch bisa langsung mengirim foto begitu selesai memotret atau langsung dari galeri foto.

Fitur yang lain yang membuatnya bakal bersaing ketat dengan BlackBerry adalah iMessage. Seperti diberitakan sebelumnya, ini merupakan layanan chat yang memungkinkan pengguna iPhone, iPod Touch, dan iPad saling berkomunikasi satu sama lain dengan push message. Persi seperti BBM, bisa kirim pesan teks, foto, kontak, bahkan video, serta membuat group chat. Ada pesan notifikasi kalau pesan terkirim serta indikator saat lawan chat sedang menulis.

Perubahan terbesar adalah tersedianya layanan iCloud yang menyediakan sinkronisasi konten berbasis cloud. Di sini pengguna dapat mengakses semua konten yang dimiliki dari berbagai jenis perangkat yang dimiliki apakah itu iPhone, iPad, atau iPod Touch dari mana saja. Album foto dari berbagai perangkat bisa disinkronisasi dan tersimpan di cloud selama 30 hari. Lewat tambahan langganan iTunes on Cloud, track musik yang pernah dibeli dari iTunes juga tersimpan di cloud sehingga bisa diunduh berkali-kali kapan saja dari semua jenis perangkat.

Kini, aktivasi perangkat baru berbasis iOS pun tak perlu lagi garus dilakukan dengan sinkronisasi lewat PC. pengguna bisa langsung melakukan aktivasi langsung dari perangkat tersebut lewat jaringan atau over the air (OTA).

Selain tambahan fitur-fitur utama tersebut, iOS 5 juga menyediakan fitur yang lebih memudahkan pengguna. Misalnya, split keyboard yang baru dan tambahan fitur pada aplikasi kamera. Pesan atau reminder juga tidak hanya diintegrasikan dengan kalender tapi juga dengan lokasi pengguan berada. Ada juga aplikasi Newsstand sebagai tempat mengakses konten majalah dan suratkabar digital. Browser Safari juga mengalami peningkatan fitur.

Nah, apakah Apple bakal makin kuat dengan fitur-fitur baru yang membuat iOS tak lagi punya kekurangan terhadap pesaingnya? Ya setidaknya walaupun kelihatan meniru, hal tersebut bisa membungkam kompetitor untuk sesumbar. (Kompas)

Tuesday, June 7, 2011

Debut Windows 8, Sekaligus di AS dan Taiwan


Microsoft benar-benar memanfaatkan pekan ini untuk membuat kejutan. Versi terbaru sistem operasi yang tengah dikembangkannya, Windows 8, memulai debutnya dalam D9 All Thing Digital di Rancho Palos Verdes, California, Amerika Serikat, dan langsung menyusul di sela-sela pameran Computex 2011 di Taipei, Taiwan, yang berlangsung 31 Mei-4 Juni 2011.

Steven Sinofsky, Presiden Windows di Microsoft, mendemonstrasikan langsung perangkat berbasis Windows 8 di hadapan peminat teknologi di Negeri Paman Sam itu, Rabu (1/6/2011) malam. Windows 8 dirancang sebagai sistem operasi tunggal yang bisa jalan di platform apa pun dengan ukuran layar bervariasi, baik yang mendukung layar sentuh maupun bukan.

Tampilannya lebih mirip Windows Phone 7 dengan menu-menu yang tampil dalam bentuk susunan kotak-kotak ketimbang ikon pada Windows di desktop. Software tersebut bisa digunakan untuk desktop sekaligus untuk tablet.

"Windows 8 merupakan perubahan sistem operasi terbesar yang dilakukan sejak Windows 95," kata Julie Larson-Green, Vice Presiden Microsoft saat mendemokannya.

Di Taipei, Microsoft bahkan memamerkan sejumlah perangkat yang sudah bisa menjalankan Windows 8 baik tablet, desktop, maupun notebook. Misalnya buatan Dell, Asus, Quanta Computer. Bahkan, sistem tersebut untuk menunjukkan bahwa Windows 8 berjalan di perangkat berbasis chip ARM, Qualcomm, Texas Instruments, maupun NVidia. (Kompas)

Debut Windows 8, Sekaligus di AS dan Taiwan


Microsoft benar-benar memanfaatkan pekan ini untuk membuat kejutan. Versi terbaru sistem operasi yang tengah dikembangkannya, Windows 8, memulai debutnya dalam D9 All Thing Digital di Rancho Palos Verdes, California, Amerika Serikat, dan langsung menyusul di sela-sela pameran Computex 2011 di Taipei, Taiwan, yang berlangsung 31 Mei-4 Juni 2011.

Steven Sinofsky, Presiden Windows di Microsoft, mendemonstrasikan langsung perangkat berbasis Windows 8 di hadapan peminat teknologi di Negeri Paman Sam itu, Rabu (1/6/2011) malam. Windows 8 dirancang sebagai sistem operasi tunggal yang bisa jalan di platform apa pun dengan ukuran layar bervariasi, baik yang mendukung layar sentuh maupun bukan.

Tampilannya lebih mirip Windows Phone 7 dengan menu-menu yang tampil dalam bentuk susunan kotak-kotak ketimbang ikon pada Windows di desktop. Software tersebut bisa digunakan untuk desktop sekaligus untuk tablet.

"Windows 8 merupakan perubahan sistem operasi terbesar yang dilakukan sejak Windows 95," kata Julie Larson-Green, Vice Presiden Microsoft saat mendemokannya.

Di Taipei, Microsoft bahkan memamerkan sejumlah perangkat yang sudah bisa menjalankan Windows 8 baik tablet, desktop, maupun notebook. Misalnya buatan Dell, Asus, Quanta Computer. Bahkan, sistem tersebut untuk menunjukkan bahwa Windows 8 berjalan di perangkat berbasis chip ARM, Qualcomm, Texas Instruments, maupun NVidia. (Kompas)

Sunday, June 5, 2011

Windows 8 Tidak Butuh Hardware Canggih


Microsoft telah memperkenalkan preview sistem operasi anyarnya, Windows 8. Kabar baik bagi pemakai Windows 7 yang ingin upgrade. Microsoft menyatakan user Windows 7 tidak perlu hardware dengan spesifikasi lebih tinggi untuk menjalankan Windows 8.

"Windows 8 bakal mampu berjalan di mesin yang beragam karena memiliki persyaratan sistem yang sama atau lebih rendah dari Windows 7," kata Michael Angiulo dari Microsoft.

Windows 8 sendiri kabarnya tidak cuma ditujukan untuk komputer, tapi juga fokus dikembangkan untuk perangkat tablet. Interface Windows 8 cukup mirip dengan OS Windows Phone 7, yang dioptimalisasi bagi navigasi sentuhan.

Di samping memiliki persyaratan hardware yang mirip dengan Windows 7, Windows 8 diklaim tidak akan kesulitan menjalankan aplikasi Windows 7. Semua ini tampaknya diharapkan membuat adopsi Windows 8 nantinya tumbuh dengan cepat karena user Windows 7 tidak perlu kerepotan.

Windows 8 rencananya bakal dirilis pada tahun 2012 dan diharapkan Microsoft sukses seperti para pendahulunya. (detik/Ketok)

Windows 8 Tidak Butuh Hardware Canggih


Microsoft telah memperkenalkan preview sistem operasi anyarnya, Windows 8. Kabar baik bagi pemakai Windows 7 yang ingin upgrade. Microsoft menyatakan user Windows 7 tidak perlu hardware dengan spesifikasi lebih tinggi untuk menjalankan Windows 8.

"Windows 8 bakal mampu berjalan di mesin yang beragam karena memiliki persyaratan sistem yang sama atau lebih rendah dari Windows 7," kata Michael Angiulo dari Microsoft.

Windows 8 sendiri kabarnya tidak cuma ditujukan untuk komputer, tapi juga fokus dikembangkan untuk perangkat tablet. Interface Windows 8 cukup mirip dengan OS Windows Phone 7, yang dioptimalisasi bagi navigasi sentuhan.

Di samping memiliki persyaratan hardware yang mirip dengan Windows 7, Windows 8 diklaim tidak akan kesulitan menjalankan aplikasi Windows 7. Semua ini tampaknya diharapkan membuat adopsi Windows 8 nantinya tumbuh dengan cepat karena user Windows 7 tidak perlu kerepotan.

Windows 8 rencananya bakal dirilis pada tahun 2012 dan diharapkan Microsoft sukses seperti para pendahulunya. (detik/Ketok)

Tuesday, May 24, 2011

Browser Opera Mini 6 Masuk iPad


Hari ini, Selasa (24/5/2011), browser Opera Mini 6 secara resmi tersedia untuk platform iOS buatan Apple. Pengguna Iphone dan iPad dapat mengunduh secara gratis software tersebut dari Apple App Store.

Browser ponsel Opera Mini menyediakan pengalaman berbeda saat menjelajahi web untuk melengkapi browser iPad dan iPhone yang telah tersedia. Opera Mini bekerja dengan server proxy khusus yang memiliki tingkat kompresi data hampir 90 persen sehingga menawarkan kecepatan akses tinggi sekaligus hemat sumber daya.

Opera menyatakan browser terbarunya dapat beradaptasi dalam resolusi tinggi dan perubahan pada tampilan pengguna (UI) untuk mengakomodasi ukuran layar besar. Opera Mini versi 6 sudah didesain menyajikan tampilan menjadi lebih nyaman untuk tablet.

Beberapa perbaikan fitur yang dilakukan adalah kemampuan melakukan pembesaran (zooming) tampilan di layar dengan lebih cepat dan halus. Tombol untuk berbagi untuk berbagi situs di My Opera, Facebook, Twitter, atau vKontakte juga disediakan langsung dari browser Opera Mini 6. Selain itu, tampilan warna skin diklaim lebih cantik dan menu Opera yang telah didesain ulang.

Browser buatan Opera untuk pertama kali tersedia untuk iOS mulai April 2010 dengan Opera Mini versi 5. Software ini telah meraih jutaan pengunduh di Apple App Store dalam jangka waktu 24 jam dan menduduki peringkat atas di setiap Apple App Store di seluruh dunia. Nah, bagaimana dengan Opera Mini 6, apakah akan mengulang kesuksesan tersebut?
(Kompas)

Browser Opera Mini 6 Masuk iPad


Hari ini, Selasa (24/5/2011), browser Opera Mini 6 secara resmi tersedia untuk platform iOS buatan Apple. Pengguna Iphone dan iPad dapat mengunduh secara gratis software tersebut dari Apple App Store.

Browser ponsel Opera Mini menyediakan pengalaman berbeda saat menjelajahi web untuk melengkapi browser iPad dan iPhone yang telah tersedia. Opera Mini bekerja dengan server proxy khusus yang memiliki tingkat kompresi data hampir 90 persen sehingga menawarkan kecepatan akses tinggi sekaligus hemat sumber daya.

Opera menyatakan browser terbarunya dapat beradaptasi dalam resolusi tinggi dan perubahan pada tampilan pengguna (UI) untuk mengakomodasi ukuran layar besar. Opera Mini versi 6 sudah didesain menyajikan tampilan menjadi lebih nyaman untuk tablet.

Beberapa perbaikan fitur yang dilakukan adalah kemampuan melakukan pembesaran (zooming) tampilan di layar dengan lebih cepat dan halus. Tombol untuk berbagi untuk berbagi situs di My Opera, Facebook, Twitter, atau vKontakte juga disediakan langsung dari browser Opera Mini 6. Selain itu, tampilan warna skin diklaim lebih cantik dan menu Opera yang telah didesain ulang.

Browser buatan Opera untuk pertama kali tersedia untuk iOS mulai April 2010 dengan Opera Mini versi 5. Software ini telah meraih jutaan pengunduh di Apple App Store dalam jangka waktu 24 jam dan menduduki peringkat atas di setiap Apple App Store di seluruh dunia. Nah, bagaimana dengan Opera Mini 6, apakah akan mengulang kesuksesan tersebut?
(Kompas)

Wednesday, April 13, 2011

Microsoft Perkenalkan Internet Explorer 10


Kurang dari sebulan setelah meluncurkan Internet Explorer 9 (IE9) yang digembar gemborkan sukses, Microsoft kini memperkenalkan IE10.

Ajang konferensi developer Mix11 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), dimanfaatkan Microsoft untuk memamerkan IE10 pertama kalinya.

Preview IE10 yang sudah tersedia untuk diunduh itu merupakan kelanjutan dari pekerjaan yang dilakukan Microsoft dalam hal akselerasi hardware, HTML5 dan CSS3.

"IE10 dibangun pada akselerasi hardware penuh dan melanjutkan fokus kami pada site-ready web-standards," kata Corporate Vice President IE Dean Hachamovitch.

"Kombinasi ini memungkinkan para developer menghadirkan performa terbaik untuk konsumen Windows mereka sewaktu menggunakan markup standar web yang sama di seluruh browser," tambahnya.

Hachamovitch menyebutkan, Microsoft hanya perlu waktu tiga pekan untuk mengembangkan IE10. Pada konferensi Mix11 itu, dia mendemonstrasikan beberapa kemampuan IE10 dan menyebutkan bahwa browser itu dilengkapi tambahan dukungan CSS3, termasuk Gradients dan layout Flexible Box. Preview tambahan IE10 akan dirilis setiap delapan hingga 12 minggu sekali. (Detik/Ketok)

Microsoft Perkenalkan Internet Explorer 10


Kurang dari sebulan setelah meluncurkan Internet Explorer 9 (IE9) yang digembar gemborkan sukses, Microsoft kini memperkenalkan IE10.

Ajang konferensi developer Mix11 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), dimanfaatkan Microsoft untuk memamerkan IE10 pertama kalinya.

Preview IE10 yang sudah tersedia untuk diunduh itu merupakan kelanjutan dari pekerjaan yang dilakukan Microsoft dalam hal akselerasi hardware, HTML5 dan CSS3.

"IE10 dibangun pada akselerasi hardware penuh dan melanjutkan fokus kami pada site-ready web-standards," kata Corporate Vice President IE Dean Hachamovitch.

"Kombinasi ini memungkinkan para developer menghadirkan performa terbaik untuk konsumen Windows mereka sewaktu menggunakan markup standar web yang sama di seluruh browser," tambahnya.

Hachamovitch menyebutkan, Microsoft hanya perlu waktu tiga pekan untuk mengembangkan IE10. Pada konferensi Mix11 itu, dia mendemonstrasikan beberapa kemampuan IE10 dan menyebutkan bahwa browser itu dilengkapi tambahan dukungan CSS3, termasuk Gradients dan layout Flexible Box. Preview tambahan IE10 akan dirilis setiap delapan hingga 12 minggu sekali. (Detik/Ketok)

Tuesday, April 12, 2011

Firefox 5 Rilis Juni, Versi 6 Agustus 2011


Mozilla telah menetapkan jadwal untuk versi berikutnya dari Firefox, Firefox 5, pada 21 Juni. Jika sesuai jadwal, Mozilla kemungkinan mengeluarkan Firefox 6 dalam dua bulan kemudian.

Mozilla telah bergeser ke siklus pengembangan serba cepat dengan menambahkan fitur baru pada serangkaian versi - nightly, aurora, beta dan Firefox - masing-masing menuju tahap paling stabil hingga edisi yang siap dirilis.

Perubahan itu merupakan perubahan besar untuk perusahaan open-source itu, yang sebelumnya mengeluarkan edisi baru dalam waktu yang lebih lama.

Firefox 4, misalnya, yang dikembangkan selama lebih dari setahun, sementara Firefox 3.6 membutuhkan waktu yang sama untuk penyelesaian.

Google menggunakan proses yang sama untuk terus-menerus memperbarui fitur pada Chrome, mengandalkan empat tahap pengembangan: nightly, dev, beta dan stabil. Hasilnya adalah versi baru Chrome setiap enam sampai delapan minggu.

Menurut informasi yang di-posting di situs Mozilla, pengembangan baru itu akan menandingi Google.

Mozilla sedang mengejar jadwal peluncuran Firefox 5, yang seharusnya dikirim 21 Juni. Untuk memenuhi tenggat waktu itu, Firefox 5 harus merilis versi "aurora" tanggal 12 April dan mencapai beta pada Mei 17.

Dengan dirilisnya Firefox 5, Mozilla akan menggeser jadwal revisi standar 18-minggu sehingga Firefox 6 akan dirilis sekitar pertengahan Agustus. (inilah/Ketok)

Firefox 5 Rilis Juni, Versi 6 Agustus 2011


Mozilla telah menetapkan jadwal untuk versi berikutnya dari Firefox, Firefox 5, pada 21 Juni. Jika sesuai jadwal, Mozilla kemungkinan mengeluarkan Firefox 6 dalam dua bulan kemudian.

Mozilla telah bergeser ke siklus pengembangan serba cepat dengan menambahkan fitur baru pada serangkaian versi - nightly, aurora, beta dan Firefox - masing-masing menuju tahap paling stabil hingga edisi yang siap dirilis.

Perubahan itu merupakan perubahan besar untuk perusahaan open-source itu, yang sebelumnya mengeluarkan edisi baru dalam waktu yang lebih lama.

Firefox 4, misalnya, yang dikembangkan selama lebih dari setahun, sementara Firefox 3.6 membutuhkan waktu yang sama untuk penyelesaian.

Google menggunakan proses yang sama untuk terus-menerus memperbarui fitur pada Chrome, mengandalkan empat tahap pengembangan: nightly, dev, beta dan stabil. Hasilnya adalah versi baru Chrome setiap enam sampai delapan minggu.

Menurut informasi yang di-posting di situs Mozilla, pengembangan baru itu akan menandingi Google.

Mozilla sedang mengejar jadwal peluncuran Firefox 5, yang seharusnya dikirim 21 Juni. Untuk memenuhi tenggat waktu itu, Firefox 5 harus merilis versi "aurora" tanggal 12 April dan mencapai beta pada Mei 17.

Dengan dirilisnya Firefox 5, Mozilla akan menggeser jadwal revisi standar 18-minggu sehingga Firefox 6 akan dirilis sekitar pertengahan Agustus. (inilah/Ketok)

Opera "Barracuda" Makin Gesit Jelajahi Web


Tak mau kalah dengan pengembang browser lainnya, Opera Software pun, Selasa (12/4/2011) meluncurkan browser teranyarnya Opera 11.10 yang diberi nama kode Barracuda. Browser versi anyar ini menekankan pada perbaikan dari dua fitur Opera yang disebut-sebut paling banyak digunakan yakni Speed Dial dan Opera Turbo sehingga semakin gesit menjelajah web.

Fitur Opera Turbo di Opera 11.10 diklaim dapat mendorong kecepatan penjelajahan web sampai empat kali atau bahkan lebih dibanding versi sebelumnya. Di versi terdahulu, terkadang hal ini dapat mempengaruhi kualitas gambar. Sekarang, pada browser Opera 11.10, kualitas gambar secara keseluruhan telah diperbaiki.

"Di lab pengujian kami dengan menggunakan kecepatan internet yang lambat, Opera Turbo yang baru dapat menghasilkan halaman dengan rata-rata 54 persen lebih kecil dan hampir 40 persen lebih cepat daripada tidak menggunakan Opera Turbo," demikian rilis pers Opera yang diterimaKompas.com.

"Fitur Opera Turbo merupakan fitur yang sangat penting untuk siapapun yang gemar travelling, atau mempunyai masalah dengan koneksi internet yang lambat," ujar Jan Standal, VP Desktop Product, Opera Software. “Dengan mengecilkan ukuran halaman, dapat membuat penjelajahan web menjadi lebih cepat. Jadi, walaupun anda sedang berada di Starbucks di San Francisco atau menggunakan modem 3G di Sri Lanka, Opera Turbo akan memberikan anda pengalaman penjelajahan web yang lebih baik."

Selain itu, Speed Dial memudahkan pengguna cepat mengakses situs favorit anda. Browser yang baru ini akan menyediakan speed dial yang tidak terbatas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pilihan tata letak terbaru dan fitur zoom slider di menu konfigurasi yang telah diperbaiki membuat penggunanya dapat mengatur Speed Dial di berbagai monitor. Ketika Speed Dial secara otomatis menyesuaikan dengan layout layar komputer, pengguna dapat menentukan tata letaknya sesuai keinginan.

Khusus untuk pengguna Indonesia, Opera hadir dengan ukuran file yang lebih ringan yang membuat Opera 11.10 menjadi lebih cepat dan mudah untuk diunduh. Selain itu telah dilakukan kustomisasi untuk halaman web Indonesia sehingga mempermudah pencarian dan pemakaian Speed Dial untuk konten lokal. Unduh browser Opera 11.10 di http://www.opera.com/

(kompas)

Opera "Barracuda" Makin Gesit Jelajahi Web


Tak mau kalah dengan pengembang browser lainnya, Opera Software pun, Selasa (12/4/2011) meluncurkan browser teranyarnya Opera 11.10 yang diberi nama kode Barracuda. Browser versi anyar ini menekankan pada perbaikan dari dua fitur Opera yang disebut-sebut paling banyak digunakan yakni Speed Dial dan Opera Turbo sehingga semakin gesit menjelajah web.

Fitur Opera Turbo di Opera 11.10 diklaim dapat mendorong kecepatan penjelajahan web sampai empat kali atau bahkan lebih dibanding versi sebelumnya. Di versi terdahulu, terkadang hal ini dapat mempengaruhi kualitas gambar. Sekarang, pada browser Opera 11.10, kualitas gambar secara keseluruhan telah diperbaiki.

"Di lab pengujian kami dengan menggunakan kecepatan internet yang lambat, Opera Turbo yang baru dapat menghasilkan halaman dengan rata-rata 54 persen lebih kecil dan hampir 40 persen lebih cepat daripada tidak menggunakan Opera Turbo," demikian rilis pers Opera yang diterimaKompas.com.

"Fitur Opera Turbo merupakan fitur yang sangat penting untuk siapapun yang gemar travelling, atau mempunyai masalah dengan koneksi internet yang lambat," ujar Jan Standal, VP Desktop Product, Opera Software. “Dengan mengecilkan ukuran halaman, dapat membuat penjelajahan web menjadi lebih cepat. Jadi, walaupun anda sedang berada di Starbucks di San Francisco atau menggunakan modem 3G di Sri Lanka, Opera Turbo akan memberikan anda pengalaman penjelajahan web yang lebih baik."

Selain itu, Speed Dial memudahkan pengguna cepat mengakses situs favorit anda. Browser yang baru ini akan menyediakan speed dial yang tidak terbatas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pilihan tata letak terbaru dan fitur zoom slider di menu konfigurasi yang telah diperbaiki membuat penggunanya dapat mengatur Speed Dial di berbagai monitor. Ketika Speed Dial secara otomatis menyesuaikan dengan layout layar komputer, pengguna dapat menentukan tata letaknya sesuai keinginan.

Khusus untuk pengguna Indonesia, Opera hadir dengan ukuran file yang lebih ringan yang membuat Opera 11.10 menjadi lebih cepat dan mudah untuk diunduh. Selain itu telah dilakukan kustomisasi untuk halaman web Indonesia sehingga mempermudah pencarian dan pemakaian Speed Dial untuk konten lokal. Unduh browser Opera 11.10 di http://www.opera.com/

(kompas)

Sunday, April 3, 2011

Android 3.1 'Ice Cream' Rilis Akhir Tahun


Versi penerus Android 3.0 Honeycomb diam-diam telah muncul di beberapa perangkat. Sistem operasi (OS) mobile ini berkode 3.1. Seperti apa?

Google mengatakan pada mitranya, “Masih butuh waktu untuk mendistribusikan open-source Android hingga versi selanjutnya siap diluncurkan. Versi ini diberi nama Ice Cream”.

Saat pertama dilacak, Android 2.4 mulai diumumkan di Desember 2010, tepat 10 pekan sebelum pengumuman mantan CEO Google Eric Schmidt perihal versi lanjutan Android itu. Artinya seperti dikutip Bloomberg, Android 2.4 sebenarnya bukanlah versi lanjutan yang akan diluncurkan di April ini.

Nampaknya, nama Ice Cream akan diberikan pada Android 3.1 dan diluncurkan di penghujung 2011. (Ketok)

Android 3.1 'Ice Cream' Rilis Akhir Tahun


Versi penerus Android 3.0 Honeycomb diam-diam telah muncul di beberapa perangkat. Sistem operasi (OS) mobile ini berkode 3.1. Seperti apa?

Google mengatakan pada mitranya, “Masih butuh waktu untuk mendistribusikan open-source Android hingga versi selanjutnya siap diluncurkan. Versi ini diberi nama Ice Cream”.

Saat pertama dilacak, Android 2.4 mulai diumumkan di Desember 2010, tepat 10 pekan sebelum pengumuman mantan CEO Google Eric Schmidt perihal versi lanjutan Android itu. Artinya seperti dikutip Bloomberg, Android 2.4 sebenarnya bukanlah versi lanjutan yang akan diluncurkan di April ini.

Nampaknya, nama Ice Cream akan diberikan pada Android 3.1 dan diluncurkan di penghujung 2011. (Ketok)

Thursday, March 31, 2011

Opera, Browser untuk Segala Perangkat


Opera berharap bisa menegaskan statusnya sebagai browser terbaik dengan menyediakan versi terbaru, Opera Mini 6 dan Opera Mobile 11, yang berjalan pada delapan sistem operasi berbeda.

Belum lama ini Opera memperkaya ketersediaan browsernya dengan memperkenalkan Opera Mini 6 untuk perangkat berbasis Java, Symbian, BlackBerry dan Android. Sementara Opera Mobile 11 bisa berjalan di sistem operasi Android, Symbian, Meego, Windows 7 dan Maemo.

Product Manager Opera Software Phillip Gronvold mengungkapkan, Opera telah meluncurkan 14 versi baru yang bisa berjalan pada 8 sistem operasi berbeda. "Kami sudah mengembangkan seluruh versi baru ini sejak dua tahun lalu. Selama ini kami memang tidak banyak berbicara mengenai pengembangan produk baru kami tapi saat ini kami ingin memanfaatkan waktu untuk memberitahu update terbesar dari Opera," jelasnya saat ditemui di Grand Indonesia, Kamis (31/3/2011).

Opera menghadirkan sejumlah pembaruan pada browser anyarnya, antara lain fitur pinch-to-zoom, scrolling yang lebih mudah serta fungsi share yang memungkinkan pengguna langsung membagi informasi ke jejaring sosial ataupun email.

Meski tersedia untuk berbagai perangkat pintar terbaru, Phillip menegaskan bahwa Opera pun tidak melupakan perangkat lama. Apalagi, pemilik ponsel jenis lama ini masih sangat banyak.

"Masih banyak orang memiliki ponsel-ponsel lama seperti Nokia, Sony Ericsson ataupun ponsel China model lama. Ponsel ini mungkin sudah tidak terjual ataupun dibicarakan sebanyak dulu. Tapi faktanya masih ada sekira 5,4 miliar ponsel lama yang beredar di seluruh dunia," ujar Phillip.

"Ponsel model lama di Indonesia nantinya akan dikirim ke tempat lain seperti Afrika atau Amerika Selatan. Jadi ponsel lama seperti ini bukannya menghilang sama sekali. Dan kami ingin menyuguhkan pengalaman internet yang sama untuk pemilik ponsel ini seperti halnya mereka yang memiliki smartphone," tambahnya.

Karena itu selain menghadirkan Opera Mini 6 dan Opera Mobile 11, Opera juga mengupdate Opera 4 dengan versi 4.3 untuk para pengguna ponsel model lama.

Kehadiran versi ini tampaknya sangat tepat untuk para pengguna ponsel di Indonesia. Pasalnya, menurut Phillip, konsumen di Indonesia masih banyak yang lebih senang menggunakan Opera Mini 4 karena performa yang lebih cepat untuk ponsel model lama.

"Kami mengeluarkan versi baru dari software lama dengan memperkenalkan Opera Mini 4.3 dua pekan lalu. Dengan versi 4.3, pengguna akan menikmati sejumlah fitur baru yang juga bisa ditemukan pada Opera Mini 6 dan Opera Mobile 11, misalnya fungsi share sehingga mereka bisa langsung membagi informasi langsung dari browser."

“Hal yang sangat menggembirakan bagi kami untuk menghadirkan versi ini untuk ponsel-ponsel jenis lama. Karena kami tidak ingin pengalaman internet yang cepat hanya bisa dinikmati oleh pemilik perangkat high end,” tutup Phillip. (Okezone)

Opera, Browser untuk Segala Perangkat


Opera berharap bisa menegaskan statusnya sebagai browser terbaik dengan menyediakan versi terbaru, Opera Mini 6 dan Opera Mobile 11, yang berjalan pada delapan sistem operasi berbeda.

Belum lama ini Opera memperkaya ketersediaan browsernya dengan memperkenalkan Opera Mini 6 untuk perangkat berbasis Java, Symbian, BlackBerry dan Android. Sementara Opera Mobile 11 bisa berjalan di sistem operasi Android, Symbian, Meego, Windows 7 dan Maemo.

Product Manager Opera Software Phillip Gronvold mengungkapkan, Opera telah meluncurkan 14 versi baru yang bisa berjalan pada 8 sistem operasi berbeda. "Kami sudah mengembangkan seluruh versi baru ini sejak dua tahun lalu. Selama ini kami memang tidak banyak berbicara mengenai pengembangan produk baru kami tapi saat ini kami ingin memanfaatkan waktu untuk memberitahu update terbesar dari Opera," jelasnya saat ditemui di Grand Indonesia, Kamis (31/3/2011).

Opera menghadirkan sejumlah pembaruan pada browser anyarnya, antara lain fitur pinch-to-zoom, scrolling yang lebih mudah serta fungsi share yang memungkinkan pengguna langsung membagi informasi ke jejaring sosial ataupun email.

Meski tersedia untuk berbagai perangkat pintar terbaru, Phillip menegaskan bahwa Opera pun tidak melupakan perangkat lama. Apalagi, pemilik ponsel jenis lama ini masih sangat banyak.

"Masih banyak orang memiliki ponsel-ponsel lama seperti Nokia, Sony Ericsson ataupun ponsel China model lama. Ponsel ini mungkin sudah tidak terjual ataupun dibicarakan sebanyak dulu. Tapi faktanya masih ada sekira 5,4 miliar ponsel lama yang beredar di seluruh dunia," ujar Phillip.

"Ponsel model lama di Indonesia nantinya akan dikirim ke tempat lain seperti Afrika atau Amerika Selatan. Jadi ponsel lama seperti ini bukannya menghilang sama sekali. Dan kami ingin menyuguhkan pengalaman internet yang sama untuk pemilik ponsel ini seperti halnya mereka yang memiliki smartphone," tambahnya.

Karena itu selain menghadirkan Opera Mini 6 dan Opera Mobile 11, Opera juga mengupdate Opera 4 dengan versi 4.3 untuk para pengguna ponsel model lama.

Kehadiran versi ini tampaknya sangat tepat untuk para pengguna ponsel di Indonesia. Pasalnya, menurut Phillip, konsumen di Indonesia masih banyak yang lebih senang menggunakan Opera Mini 4 karena performa yang lebih cepat untuk ponsel model lama.

"Kami mengeluarkan versi baru dari software lama dengan memperkenalkan Opera Mini 4.3 dua pekan lalu. Dengan versi 4.3, pengguna akan menikmati sejumlah fitur baru yang juga bisa ditemukan pada Opera Mini 6 dan Opera Mobile 11, misalnya fungsi share sehingga mereka bisa langsung membagi informasi langsung dari browser."

“Hal yang sangat menggembirakan bagi kami untuk menghadirkan versi ini untuk ponsel-ponsel jenis lama. Karena kami tidak ingin pengalaman internet yang cepat hanya bisa dinikmati oleh pemilik perangkat high end,” tutup Phillip. (Okezone)

Wednesday, March 23, 2011

Firefox 4: Kelebihan dan Kekurangannya


Setelah 8 bulan dari rilis versi Beta 1 (6 july 2010), akhirnya Firefox versi 4 telah dirilis secara resmi. Saat ini, jumlah download setelah rilis browser keluaran mozilla ini sudah lebih dari 4.7juta download, jumlah ini terus naik tiap menitnya. Rata - rata download per-menit menyentuh angka 3000an, statistik download firefox ini dapat dilihat di http://glow.mozilla.

Firefox versi 4 ini membawa perubahan cukup banyak dari versi sebelumnya, terutama dari segi tampilan yang pertama kali dirasakan oleh pengguna. Ada beberapa perubahan di Firefox versi terbaru ini, berikut ulasan mengenai perubahan peramban 'Si Rubah Api' Ini.

Keunggulan
Poin pertama adalah tab diletakkan di paling atas, tombol-tombol menu digabung jadi satu (di versi terdahulu : File, Edit, Tools, etc), kemudian bookmark yang dulu ada di toolbar sekarang jadi button, tombol reload dan stop digabung jadi satu, yang terakhir home button yang dipindahkan di sebelah search field.

Fitur baru yang cukup menarik adalah Group Tabs, fitur ini memungkinkan anda mengelompokkan tab-tab anda ke dalam grup-grup. Fitur ini dapat diakses dengan meng-klik tombol Group tabs di sebelah minimize button, atau dengan menekan shorcut Ctrl + Shift + E.

Untuk meng-create group baru cukup block area, dan kemudian tinggal mengelompokkan tab dengan drag tab ke dalam grup tertentu.

Poin kedua, tampilan antar muka Firefox 4 ini juga meningkatkan performanya. Firefox 4 meningkatkan kecepatan saat pengguna membuka browser, mempercepat rendering halaman web dan load javascript lebih cepat dengan javascript engine barunya yang diberi nama JägerMonkey.

Di versi baru ini Firefox terdapat fitur Crash protection, jika ada plugin, misal Adobe Flash, Apple QuickTime, Microsoft Silverlight yang freeze atau crash, hal ini tidak akan mempengaruhi browser. Firefox 4 ini juga sudah mensupport HTML 5, HTML tag

Firefox 4: Kelebihan dan Kekurangannya


Setelah 8 bulan dari rilis versi Beta 1 (6 july 2010), akhirnya Firefox versi 4 telah dirilis secara resmi. Saat ini, jumlah download setelah rilis browser keluaran mozilla ini sudah lebih dari 4.7juta download, jumlah ini terus naik tiap menitnya. Rata - rata download per-menit menyentuh angka 3000an, statistik download firefox ini dapat dilihat di http://glow.mozilla.

Firefox versi 4 ini membawa perubahan cukup banyak dari versi sebelumnya, terutama dari segi tampilan yang pertama kali dirasakan oleh pengguna. Ada beberapa perubahan di Firefox versi terbaru ini, berikut ulasan mengenai perubahan peramban 'Si Rubah Api' Ini.

Keunggulan
Poin pertama adalah tab diletakkan di paling atas, tombol-tombol menu digabung jadi satu (di versi terdahulu : File, Edit, Tools, etc), kemudian bookmark yang dulu ada di toolbar sekarang jadi button, tombol reload dan stop digabung jadi satu, yang terakhir home button yang dipindahkan di sebelah search field.

Fitur baru yang cukup menarik adalah Group Tabs, fitur ini memungkinkan anda mengelompokkan tab-tab anda ke dalam grup-grup. Fitur ini dapat diakses dengan meng-klik tombol Group tabs di sebelah minimize button, atau dengan menekan shorcut Ctrl + Shift + E.

Untuk meng-create group baru cukup block area, dan kemudian tinggal mengelompokkan tab dengan drag tab ke dalam grup tertentu.

Poin kedua, tampilan antar muka Firefox 4 ini juga meningkatkan performanya. Firefox 4 meningkatkan kecepatan saat pengguna membuka browser, mempercepat rendering halaman web dan load javascript lebih cepat dengan javascript engine barunya yang diberi nama JägerMonkey.

Di versi baru ini Firefox terdapat fitur Crash protection, jika ada plugin, misal Adobe Flash, Apple QuickTime, Microsoft Silverlight yang freeze atau crash, hal ini tidak akan mempengaruhi browser. Firefox 4 ini juga sudah mensupport HTML 5, HTML tag
 
Themes by ASRock Celebrity News - Privacy Policy - Sitemap