Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts

Sunday, May 29, 2011

Barca Campione de Europe


Barcelona dinyatakan sah sebagai juara baru Liga Champions. Mereka mampu mengulang sukses dua tahun silam mengalahkan Manchester United di partai final dengan skor 3-1, Minggu (29/5/2011).

Tiga gol Barca disumbangkan oleh Pedro Rodriguez, Lionel Messi serta David Villa. Sementara United hanya bisa membalas lewat Wayne Rooney.

Barca sendiri tidak menurunkan bek senior mereka Carles Puyol pada awal pertandingan. Posisinya digantikan oleh Javier Mascherano.

Mendapat dukungan penuh dari publik Inggris yang memadati Wembley, United memulai pertandingan dengan penuh semangat. Di sepuluh menit awal mereka berhasil menekan Barca. Bahkan mereka tercatat dua kali memkasa Victor Valdes keluar dari sarangnya untuk mencegah agar tidak kebobolan.

Memasuki menit ke-15 Barca berhasil bangkit. Kini giliran mereka balik mengurung pertahanan United. Peluang pertama berhasil dibuat oleh Pedro Rodriguez, sayang tandukannya menyambut umpan silang Xavi Hernandez dari sisi kanan lapangan masih melebar.

Lima menit berselang sebuah peluang emas kembali dihasilan Barca. Kali ini melalui sepakan keras David Villa di dalam kotak penalti, beruntung bagi United karena Edwin van der Sar masih bisa menyelamatkan gawangnya dari kemasukan.

Hasil kongkret mampu diraih Barca tepat di menit ke-27. Pelakunya adalah Pedro. Dia menerima sebuah umpan manis dari Xavi yang mengecoh seluruh pungawa United di dalam area terlarang dan langsung meneruskannya dengan tendangan datar ke pojok kanan gawang. 1-0 anak-anak asuh Pep Guardiola unggul sementara.

Tertinggal, United kembali mencoba mengembangkan permainan. Hasilnya sangat positif, pada menit ke-34 mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Wayne Rooney. Bomber asal Inggris melakukan kerjasama satu-dua dengan Ryan Giggs sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras yang mengoyak jala gawang Barca.

Memasuki menit 40 Barca kembali mengambilalih jalannya pertandingan. Satu kesempatan tercipta ketika Villa melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, sayang umpan datarnya di muka gawang gagal disambar oleh Lionel Messi. Laga babak pertamapun ditutup dengan skor setara 1-1.

Paruh waktu kedua dimulai, Barca langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka berhasil memaksa para pemain United merepat garis pertahanan. Gelandang The Red Devils yang biasanya tampil dominasi seperti kehilangan akal dan hanya bisa menonton Los Azulgranas menari-nari sembari memainkan bola.

Lebih menyesakan lagi ketika waktu menunjuk menit ke-54, sebuah tendangan spekulasi dari Messi berhasil mengoyak gawang van der Sar untuk kali kedua. Pemain terbaik dunia asal Argentina melepaskan sepakan melengkung usai menyambut umpan Andres Iniesta. 2-1 Barca kembali memimpin.

Setelah tertinggal United bukannya bangkit, mereka malah semakin terlena oleh sihir pemain-pemain Barca, sehingga tanpa sadar sudah empat kali mereka hampir kebobolan oleh upaya serta percobaan dari kubu lawan.

Bahkan pada menit ke-69 tim besutan Sir Alex Ferguson tidak bisa mengelak dari kebobolan untuk kali ketiga. Villa meluncurkan tendangan lengkung ke pojok atas gawang van der Sar usai menerima sodoran dari Sergio Busquets. 3-1 Barca memperlebar jarak.

Pascagol itu Barca sedikit mengendurkan permainan. Mereka nampak tidak lagi bernafsu memburu gol. Kondisi ini coba dimanfaatkan United untuk bisa mencuri-curi peluang, sayang soliditas di setiap lini Barca masih terlalu tangguh untuk bisa mereka goyahkan.

Memasuki menit 80 Barca mulai terlihat mengulur waktu demi mempertahankan keunggulan. Wasit Viktor Kassai yang membaca indikasi itu langsung bertindak. Yang jadi korban adalah kepada Valdes. Dia diganjar kartu kuning karena sengaja berlama-lama menguasi bola.

Di menit-menit sisa United masih terus memaksa mengejar ketertinggalan. Namun apa mau dikata, sampai peluit panjang berbunyi tidak ada satupun usaha mereka yang membuahkan hasil.

Barcelona akhirnya dinyatakan keluar sebagai pemenang dan mengukuhkan gelar Liga Champions keempat mereka. Sementara bagi United ini merupakan De Javu final dua tahun silam di Olimpico Roma. Ketika itu mereka juga kalah dengan skor meyakinkan 2-0.

Susunan pemain:
BARCELONA: Valdes; Abidal, Puyol, Pique, Alves; Busquets, Xavi, Iniesta; Pedro, Villa, Messi.

MANCHESTER UNITED: Van der Sar; Fabio, Ferdinand, Vidic, Evra; Valencia, Carrick, Giggs, Park; Rooney Hernandez. (Okezone)

Barca Campione de Europe


Barcelona dinyatakan sah sebagai juara baru Liga Champions. Mereka mampu mengulang sukses dua tahun silam mengalahkan Manchester United di partai final dengan skor 3-1, Minggu (29/5/2011).

Tiga gol Barca disumbangkan oleh Pedro Rodriguez, Lionel Messi serta David Villa. Sementara United hanya bisa membalas lewat Wayne Rooney.

Barca sendiri tidak menurunkan bek senior mereka Carles Puyol pada awal pertandingan. Posisinya digantikan oleh Javier Mascherano.

Mendapat dukungan penuh dari publik Inggris yang memadati Wembley, United memulai pertandingan dengan penuh semangat. Di sepuluh menit awal mereka berhasil menekan Barca. Bahkan mereka tercatat dua kali memkasa Victor Valdes keluar dari sarangnya untuk mencegah agar tidak kebobolan.

Memasuki menit ke-15 Barca berhasil bangkit. Kini giliran mereka balik mengurung pertahanan United. Peluang pertama berhasil dibuat oleh Pedro Rodriguez, sayang tandukannya menyambut umpan silang Xavi Hernandez dari sisi kanan lapangan masih melebar.

Lima menit berselang sebuah peluang emas kembali dihasilan Barca. Kali ini melalui sepakan keras David Villa di dalam kotak penalti, beruntung bagi United karena Edwin van der Sar masih bisa menyelamatkan gawangnya dari kemasukan.

Hasil kongkret mampu diraih Barca tepat di menit ke-27. Pelakunya adalah Pedro. Dia menerima sebuah umpan manis dari Xavi yang mengecoh seluruh pungawa United di dalam area terlarang dan langsung meneruskannya dengan tendangan datar ke pojok kanan gawang. 1-0 anak-anak asuh Pep Guardiola unggul sementara.

Tertinggal, United kembali mencoba mengembangkan permainan. Hasilnya sangat positif, pada menit ke-34 mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Wayne Rooney. Bomber asal Inggris melakukan kerjasama satu-dua dengan Ryan Giggs sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras yang mengoyak jala gawang Barca.

Memasuki menit 40 Barca kembali mengambilalih jalannya pertandingan. Satu kesempatan tercipta ketika Villa melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, sayang umpan datarnya di muka gawang gagal disambar oleh Lionel Messi. Laga babak pertamapun ditutup dengan skor setara 1-1.

Paruh waktu kedua dimulai, Barca langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka berhasil memaksa para pemain United merepat garis pertahanan. Gelandang The Red Devils yang biasanya tampil dominasi seperti kehilangan akal dan hanya bisa menonton Los Azulgranas menari-nari sembari memainkan bola.

Lebih menyesakan lagi ketika waktu menunjuk menit ke-54, sebuah tendangan spekulasi dari Messi berhasil mengoyak gawang van der Sar untuk kali kedua. Pemain terbaik dunia asal Argentina melepaskan sepakan melengkung usai menyambut umpan Andres Iniesta. 2-1 Barca kembali memimpin.

Setelah tertinggal United bukannya bangkit, mereka malah semakin terlena oleh sihir pemain-pemain Barca, sehingga tanpa sadar sudah empat kali mereka hampir kebobolan oleh upaya serta percobaan dari kubu lawan.

Bahkan pada menit ke-69 tim besutan Sir Alex Ferguson tidak bisa mengelak dari kebobolan untuk kali ketiga. Villa meluncurkan tendangan lengkung ke pojok atas gawang van der Sar usai menerima sodoran dari Sergio Busquets. 3-1 Barca memperlebar jarak.

Pascagol itu Barca sedikit mengendurkan permainan. Mereka nampak tidak lagi bernafsu memburu gol. Kondisi ini coba dimanfaatkan United untuk bisa mencuri-curi peluang, sayang soliditas di setiap lini Barca masih terlalu tangguh untuk bisa mereka goyahkan.

Memasuki menit 80 Barca mulai terlihat mengulur waktu demi mempertahankan keunggulan. Wasit Viktor Kassai yang membaca indikasi itu langsung bertindak. Yang jadi korban adalah kepada Valdes. Dia diganjar kartu kuning karena sengaja berlama-lama menguasi bola.

Di menit-menit sisa United masih terus memaksa mengejar ketertinggalan. Namun apa mau dikata, sampai peluit panjang berbunyi tidak ada satupun usaha mereka yang membuahkan hasil.

Barcelona akhirnya dinyatakan keluar sebagai pemenang dan mengukuhkan gelar Liga Champions keempat mereka. Sementara bagi United ini merupakan De Javu final dua tahun silam di Olimpico Roma. Ketika itu mereka juga kalah dengan skor meyakinkan 2-0.

Susunan pemain:
BARCELONA: Valdes; Abidal, Puyol, Pique, Alves; Busquets, Xavi, Iniesta; Pedro, Villa, Messi.

MANCHESTER UNITED: Van der Sar; Fabio, Ferdinand, Vidic, Evra; Valencia, Carrick, Giggs, Park; Rooney Hernandez. (Okezone)

Insiden Monaco, Vettel Juara


Sebastian Vettel tak terbendung. Sang juara bertahan akhirnya meraih kemenangan perdana sepanjang kariernya di GP Monaco, Minggu (29/5/2011).

Dominasi Vettel bersama Red Bull seolah masih sulit dihentikan. Setelah mencatat pole position di sesi kualifikasi kemarin, pembalap belia ini menyempurnakannya dengan menyabet kemenangan setelah mencatat waktu 2h09:38.373.

Fernando Alonso dan Jenson Button masing-masing menyusul di urutan dua dan tiga. Sementara itu, rekan setim Vettel, Mark Webber, berhasil mengamankan urutan empat.

Kemenangan Vettel bisa dibilang mulus. Pembalap 24 tahun ini tak terlalu mendapat perlawanan berarti dari para pesaingnya. Hanya saja, Monaco tetap menyisakan insiden.

Michael Schumacher dan Felipe Massa terpaksa retired di tengah balapan. Mobil Schumacher berhenti secara tiba-tiba akibat mengalami kerusakan mesin. Ferrari milik Massa menabrak pembatas dan memaksanya keluar dari balapan.

Kecelakan kembali terjadi pada lap 69. Maldonando mencoba melewati Adrian Sutil. Situasi ini membuat Sutil menabrak dinding pembatas dan mobilnya melambat. Lewis Hamilton mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan overtaking terhadap Petrov. Sialnya, pembalap Rusia mengalami kecelakaan cukup parah.

Akibat insiden tersebut balapan harus dihentikan beberapa menit dan race control membersihkan lintasan. Mobil Hamilton sendiri mengalami kerusakan pada bagian sayap.

Saat melanjutkan balapan, aksi Hamilton kembali menelan korban ketika mencoba menyalip Maldonado dari dalam. Maldonado keluar dan kabarnya kejadian ini akan diinvestigasi stewards.

Ini merupakan kemenangan pertama Vettel di Monaco selama berkarier di Formula One (F1).

Hasil lengkap GP Monaco:
1. Vettel Red Bull-Renault 2h09:38.373
2. Alonso Ferrari + 1.138
3. Button McLaren-Mercedes + 2.378
4. Webber Red Bull-Renault + 23.100
5. Kobayashi Sauber-Ferrari + 26.900
6. Hamilton McLaren-Mercedes + 27.200
7. Sutil Force India-Mercedes + 1 lap
8. Heidfeld Renault + 1 lap
9. Barrichello Williams-Cosworth + 1 lap
10. Buemi Toro Rosso-Ferrari + 1 lap
11. Rosberg Mercedes + 1 lap
12. Di Resta Force India-Mercedes + 2 laps
13. Trulli Lotus-Renault + 2 laps
14. Kovalainen Lotus-Renault + 2 laps
15. D'Ambrosio Virgin-Cosworth + 2 laps
16. Liuzzi HRT-Cosworth + 3 laps
17. Karthikeyan HRT-Cosworth + 3 laps
18. Maldonado Williams-Cosworth + 5 laps

Not classified/retirements:
Driver Team On lap
Petrov Renault 68
Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 68
Massa Ferrari 33
Schumacher Mercedes 33
Glock Virgin-Cosworth 31
Perez Sauber-Ferrari 1

Insiden Monaco, Vettel Juara


Sebastian Vettel tak terbendung. Sang juara bertahan akhirnya meraih kemenangan perdana sepanjang kariernya di GP Monaco, Minggu (29/5/2011).

Dominasi Vettel bersama Red Bull seolah masih sulit dihentikan. Setelah mencatat pole position di sesi kualifikasi kemarin, pembalap belia ini menyempurnakannya dengan menyabet kemenangan setelah mencatat waktu 2h09:38.373.

Fernando Alonso dan Jenson Button masing-masing menyusul di urutan dua dan tiga. Sementara itu, rekan setim Vettel, Mark Webber, berhasil mengamankan urutan empat.

Kemenangan Vettel bisa dibilang mulus. Pembalap 24 tahun ini tak terlalu mendapat perlawanan berarti dari para pesaingnya. Hanya saja, Monaco tetap menyisakan insiden.

Michael Schumacher dan Felipe Massa terpaksa retired di tengah balapan. Mobil Schumacher berhenti secara tiba-tiba akibat mengalami kerusakan mesin. Ferrari milik Massa menabrak pembatas dan memaksanya keluar dari balapan.

Kecelakan kembali terjadi pada lap 69. Maldonando mencoba melewati Adrian Sutil. Situasi ini membuat Sutil menabrak dinding pembatas dan mobilnya melambat. Lewis Hamilton mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan overtaking terhadap Petrov. Sialnya, pembalap Rusia mengalami kecelakaan cukup parah.

Akibat insiden tersebut balapan harus dihentikan beberapa menit dan race control membersihkan lintasan. Mobil Hamilton sendiri mengalami kerusakan pada bagian sayap.

Saat melanjutkan balapan, aksi Hamilton kembali menelan korban ketika mencoba menyalip Maldonado dari dalam. Maldonado keluar dan kabarnya kejadian ini akan diinvestigasi stewards.

Ini merupakan kemenangan pertama Vettel di Monaco selama berkarier di Formula One (F1).

Hasil lengkap GP Monaco:
1. Vettel Red Bull-Renault 2h09:38.373
2. Alonso Ferrari + 1.138
3. Button McLaren-Mercedes + 2.378
4. Webber Red Bull-Renault + 23.100
5. Kobayashi Sauber-Ferrari + 26.900
6. Hamilton McLaren-Mercedes + 27.200
7. Sutil Force India-Mercedes + 1 lap
8. Heidfeld Renault + 1 lap
9. Barrichello Williams-Cosworth + 1 lap
10. Buemi Toro Rosso-Ferrari + 1 lap
11. Rosberg Mercedes + 1 lap
12. Di Resta Force India-Mercedes + 2 laps
13. Trulli Lotus-Renault + 2 laps
14. Kovalainen Lotus-Renault + 2 laps
15. D'Ambrosio Virgin-Cosworth + 2 laps
16. Liuzzi HRT-Cosworth + 3 laps
17. Karthikeyan HRT-Cosworth + 3 laps
18. Maldonado Williams-Cosworth + 5 laps

Not classified/retirements:
Driver Team On lap
Petrov Renault 68
Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 68
Massa Ferrari 33
Schumacher Mercedes 33
Glock Virgin-Cosworth 31
Perez Sauber-Ferrari 1

Wednesday, April 27, 2011

Jadwal Liga Inggris Terbaru dan Terupdate

Setelah sebelumnya saya membahas klasemen liga inggris terbaru, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagai mengenai jadwal liga inggris terbaru . Bagi anda yang ingin melihat siaran langsung liga inggris, ada baiknya anda melihat jadwalnya dulu. Langsung saja disimak jadwal liga inggris berikut ini



Bagi anda yang ingin menonton siaran langsung liga inggris anda bisa menyaksikannya di MNC TV dan GLOBAL TV pada jam-jam berikut ini :

Siaran Langsung Liga Inggris di MNC TV

Sabtu, 23 April 2011 :

  • Manchester United Vs Everton | 18.45 WIB
  • Liverpool vs Birmingham City | 20.45 WIB

Minggu 24 April 2011

  • Bolton vs Arsenal | 21.30 WIB

Selasa 26 April 2011

  • Blackburn vs Manchester City | 01.30 WIB

Siaran Langsung Liga Inggris di GLOBAL TV

Sabtu, 23 April 2011

  • Aston Villa vs Stoke City | 21.45 WIB
  • Chelsea vs West Ham United | 23.15 WIB

Sabtu, 30 April 2011

  • Sunderland vs Fulham | 20.30 WIB
  • Chelsea vs Tottenham Hotspur | 23.15 WIB

Baca juga postingan saya mengenai klasemen liga inggris, dan bagi anda pecinta motogp jangan sampai anda melewatkan jadwal lengkap motogp

Tuesday, April 26, 2011

Klasemen Liga Inggris Terbaru (Lengkap dan Update)

Bagi anda pecinta Liga Inggris, pasti tidak ingin melewatkan satupun informasi mengenai klasemen liga inggris terbaru dan terlengkap. Disini anda bisa mendapatkan informasi mengenai klasemen liga inggris terlengkap dan teruptodate dari setiap pertandingan.

Dalam info klasemen liga inggris berikut ini, anda juga bisa mendapatkan info mengenai jadwal liga inggris, hasil liga inggris, dan juga top skorer liga inggris. Baik, langsung saja disimak informasi mengenai klasemen liga inggris berikut ini:

Wednesday, April 20, 2011

Madrid Juara, Mourinho Kelelahan


Pelatih Real Madrid Jose Mourinho berpendapat, duel final melawan Barcelona, Rabu (20/4/2011), cukup menguras tenaga dan pikirannya. Namun, menurut Mourinho, semuanya tidak sia-sia karena Madrid akhirnya menang 1-0.

Pertandingan berjalan sangat ketat hingga kedua tim kesulitan menciptakan gol hingga waktu normal. Namun, akhirnya Madrid keluar menjadi pemenang lewat gol tunggal Cristiano Ronaldo pada menit ke-103.

"Memenangkan trofi selalu menyenangkan. Saya mencoba melakukan pekerjaan sebaik mungkin dan saya kelelahan saat ini. Namun, saya senang," aku Mourinho.

"Keberhasilan ini memberikan saya ketenangan. Tidak lebih. Saya akan melanjutkan pekerjaan selanjutnya," lanjut pelatih asal Portugal itu.

Keberhasilan menjuarai Copa del Rey memang sangat membanggakan karena untuk pertama kalinya Madrid meraih gelar ini dalam 17 tahun terakhir. (Kompas)

Madrid Juara, Mourinho Kelelahan


Pelatih Real Madrid Jose Mourinho berpendapat, duel final melawan Barcelona, Rabu (20/4/2011), cukup menguras tenaga dan pikirannya. Namun, menurut Mourinho, semuanya tidak sia-sia karena Madrid akhirnya menang 1-0.

Pertandingan berjalan sangat ketat hingga kedua tim kesulitan menciptakan gol hingga waktu normal. Namun, akhirnya Madrid keluar menjadi pemenang lewat gol tunggal Cristiano Ronaldo pada menit ke-103.

"Memenangkan trofi selalu menyenangkan. Saya mencoba melakukan pekerjaan sebaik mungkin dan saya kelelahan saat ini. Namun, saya senang," aku Mourinho.

"Keberhasilan ini memberikan saya ketenangan. Tidak lebih. Saya akan melanjutkan pekerjaan selanjutnya," lanjut pelatih asal Portugal itu.

Keberhasilan menjuarai Copa del Rey memang sangat membanggakan karena untuk pertama kalinya Madrid meraih gelar ini dalam 17 tahun terakhir. (Kompas)

Ronaldo Bungkam Barca, Madrid Juara


Gelandang Cristiano Ronaldo mencetak gol yang menentukan kemenangan timnya 1-0 atas Barcelona pada final Copa del Rey di Mestalla, Rabu (20/4/2011). Ini adalah kemenangan pertama Madrid atas Barca dalam tujuh pertemuan terakhir.

Gol Ronaldo tercipta pada menit ke-103. Gol bermula dari pergerakan Angel Di Maria di sektor kanan pertahanan Barcelona yang berujung umpan silang. Dalam kawalan Adriano, Ronaldo menanduk bola masuk ke tengah atas gawang Jose Manuel Pinto.

Barcelona mendominasi permainan sejak awal. Namun, selama babak pertama, mereka kesulitan mengalirkan serangan sampai tuntas. Nyaris tanpa peluang, mereka bahkan beberapa kali terancam kebobolan.

Pada menit ke-12, Oezil mengiring bola di dalam kotak penalti Barcelona sebelum mengirim bola kepada Cristiano Ronaldo. Namun, bola berhasil disapu oleh Javier Mascherano.

Setelahnya, tak ada peluang, sampai Oezil pada menit ke-30 mengirim umpan silang ke arah Ronaldo. Namun, sebelum dijangkau Ronaldo, bola diamankan Jose Manuel Pinto.

Ronaldo akhirnya berhasil menciptakan ancaman berupa tembakan akurat pada menit ke-36. Namun, bola berhasil ditepis oleh Pinto.

Peluang terakhir di babak ini diciptakan bek Real Madrid, Pepe, pada menit ke-44. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Oezil, yang sayangnya hanya membentur tiang gawang Pinto.

Barcelona tak mengubah permainan di babak kedua. Namun, akurasi umpan mereka lebih baik sehingga mampu menciptakan ancaman, seperti yang dilakukan Pedro pada menit ke-51, yang sayangnya hanya membuahkan tendangan gawang.

Selain itu, setiap kali kehilangan bola, Barcelona lebih cepat mundur menutup ruang. Dengan begitu, mereka mampu mematahkan serangan-serangan Madrid.

Pada menit ke-69, Lionel Messi berhasil melepas umpan kepada Pedro, yang berhasil menjejalkan bola di gawang Iker Casillas. Namun, gol dianulir karena Pedro berada dalam posisi offside ketika menyambut umpan Messi.

Madrid belum menciptakan ancaman berarti, ketika Barcelona pada menit ke-76 menebar tiga ancaman serius terhadap gawang mereka melalui Pedro, Lionel Messi, dan David Villa. Eksekusi akurat Messi dan Villa diblok, sedangkan tembakan Pedro meleset keluar lapangan.

Messi kembali melepaskan dua tembakan akurat pada menit ke-81 dan ke-84. Namun, sementara usaha pertamanya ditepis Casillas, percobaan kedua meleset keluar lapangan.

Tekanan Barcelona membuat Madrid nyaris tak berkutik. Dalam sejumlah kesempatan, Madrid memang berusaha melakukan serangan, tetapi kandas di tengah jalan.

Baru ketika pertandingan menginjak tiga menit dari akhir waktu normal, Madrid menunjukkan tanda-tanda bangkit, yang dimulai dengan sebuah pergerakan bola Adebayor yang berujung umpan kepada Ronaldo di kotak penalti. Namun, sebelum mengeksekusi bola, Ronaldo melihat bola dibuang oleh Alves.

Tak ada sepak pojok karena wasit menilai Ronaldo berada dalam posisi offside ketika menerima umpan Adebayor.

Semenit menjelang akhir babak normal, Angel Di Maria melepaskan tendangan akurat yang sayangnya masih bisa ditepis Pinto.

Peluang pertama pada babak tambahan didapatkan Real Madrid melalui Ronaldo pada menit ke-98. Dari sisi kiri luar kotak penalti, ia menembakkan bola yang meleset ke sisi kanan gawang Pinto.

Lima menit setelahnya, Ronaldo kembali mendapatkan peluang dan berhasil mengubahnya menjadi gol.

Keadaan tertinggal memaksa Barcelona menambah daya serangnya pada babak tambahan kedua. Di sisi lain, Madrid bermain lebih defensif sehingga Barcelona hanya melihat usaha mereka patah di tengah jalan.

Pada menit ke-118, Barcelona bahkan nyaris kebobolan oleh Emmanuel Adebayor dan Ronaldo. Setelah eksekusi Adebayor diblok Pinto, bola bergulir ke Ronaldo yang kemudian menembakkannya lagi. Namun, bola mengenai pemain lawan dan melesat keluar lapangan.

Memasuki menit-menit terakhir, Madrid kehilangan Angel Di Maria karena menerima kartu kuning kedua, menyusul pelanggarannya kepada Messi. Untung bagi Madrid, Barcelona gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan. Peluit pun berbunyi panjang dengan skor 1-0 tertera di papan skor.

Susunan pemain
Madrid: Iker Casillas; Ricardo Carvalho, Pepe, Sergio Ramos, Alvaro Arbeloa, Marcelo; Xabi Alonso, Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil (Emmanuel Adebayor 70), Sami Khedira (Esteban Granero Molina 104), Angel Di Maria

Barcelona: Jose Manuel Pinto; Dani Alves, Gerard Pique, Adriano (Maxwell 118); Xavi, Andres Iniesta, Javier Mascherano, Sergio Busquets (Seydou Keita 108); David Villa (Ibrahim Afellay 106), Lionel Messi, Pedro

Wasit: Alberto Undiano Mallenco
(Kompas)

Ronaldo Bungkam Barca, Madrid Juara


Gelandang Cristiano Ronaldo mencetak gol yang menentukan kemenangan timnya 1-0 atas Barcelona pada final Copa del Rey di Mestalla, Rabu (20/4/2011). Ini adalah kemenangan pertama Madrid atas Barca dalam tujuh pertemuan terakhir.

Gol Ronaldo tercipta pada menit ke-103. Gol bermula dari pergerakan Angel Di Maria di sektor kanan pertahanan Barcelona yang berujung umpan silang. Dalam kawalan Adriano, Ronaldo menanduk bola masuk ke tengah atas gawang Jose Manuel Pinto.

Barcelona mendominasi permainan sejak awal. Namun, selama babak pertama, mereka kesulitan mengalirkan serangan sampai tuntas. Nyaris tanpa peluang, mereka bahkan beberapa kali terancam kebobolan.

Pada menit ke-12, Oezil mengiring bola di dalam kotak penalti Barcelona sebelum mengirim bola kepada Cristiano Ronaldo. Namun, bola berhasil disapu oleh Javier Mascherano.

Setelahnya, tak ada peluang, sampai Oezil pada menit ke-30 mengirim umpan silang ke arah Ronaldo. Namun, sebelum dijangkau Ronaldo, bola diamankan Jose Manuel Pinto.

Ronaldo akhirnya berhasil menciptakan ancaman berupa tembakan akurat pada menit ke-36. Namun, bola berhasil ditepis oleh Pinto.

Peluang terakhir di babak ini diciptakan bek Real Madrid, Pepe, pada menit ke-44. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Oezil, yang sayangnya hanya membentur tiang gawang Pinto.

Barcelona tak mengubah permainan di babak kedua. Namun, akurasi umpan mereka lebih baik sehingga mampu menciptakan ancaman, seperti yang dilakukan Pedro pada menit ke-51, yang sayangnya hanya membuahkan tendangan gawang.

Selain itu, setiap kali kehilangan bola, Barcelona lebih cepat mundur menutup ruang. Dengan begitu, mereka mampu mematahkan serangan-serangan Madrid.

Pada menit ke-69, Lionel Messi berhasil melepas umpan kepada Pedro, yang berhasil menjejalkan bola di gawang Iker Casillas. Namun, gol dianulir karena Pedro berada dalam posisi offside ketika menyambut umpan Messi.

Madrid belum menciptakan ancaman berarti, ketika Barcelona pada menit ke-76 menebar tiga ancaman serius terhadap gawang mereka melalui Pedro, Lionel Messi, dan David Villa. Eksekusi akurat Messi dan Villa diblok, sedangkan tembakan Pedro meleset keluar lapangan.

Messi kembali melepaskan dua tembakan akurat pada menit ke-81 dan ke-84. Namun, sementara usaha pertamanya ditepis Casillas, percobaan kedua meleset keluar lapangan.

Tekanan Barcelona membuat Madrid nyaris tak berkutik. Dalam sejumlah kesempatan, Madrid memang berusaha melakukan serangan, tetapi kandas di tengah jalan.

Baru ketika pertandingan menginjak tiga menit dari akhir waktu normal, Madrid menunjukkan tanda-tanda bangkit, yang dimulai dengan sebuah pergerakan bola Adebayor yang berujung umpan kepada Ronaldo di kotak penalti. Namun, sebelum mengeksekusi bola, Ronaldo melihat bola dibuang oleh Alves.

Tak ada sepak pojok karena wasit menilai Ronaldo berada dalam posisi offside ketika menerima umpan Adebayor.

Semenit menjelang akhir babak normal, Angel Di Maria melepaskan tendangan akurat yang sayangnya masih bisa ditepis Pinto.

Peluang pertama pada babak tambahan didapatkan Real Madrid melalui Ronaldo pada menit ke-98. Dari sisi kiri luar kotak penalti, ia menembakkan bola yang meleset ke sisi kanan gawang Pinto.

Lima menit setelahnya, Ronaldo kembali mendapatkan peluang dan berhasil mengubahnya menjadi gol.

Keadaan tertinggal memaksa Barcelona menambah daya serangnya pada babak tambahan kedua. Di sisi lain, Madrid bermain lebih defensif sehingga Barcelona hanya melihat usaha mereka patah di tengah jalan.

Pada menit ke-118, Barcelona bahkan nyaris kebobolan oleh Emmanuel Adebayor dan Ronaldo. Setelah eksekusi Adebayor diblok Pinto, bola bergulir ke Ronaldo yang kemudian menembakkannya lagi. Namun, bola mengenai pemain lawan dan melesat keluar lapangan.

Memasuki menit-menit terakhir, Madrid kehilangan Angel Di Maria karena menerima kartu kuning kedua, menyusul pelanggarannya kepada Messi. Untung bagi Madrid, Barcelona gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan. Peluit pun berbunyi panjang dengan skor 1-0 tertera di papan skor.

Susunan pemain
Madrid: Iker Casillas; Ricardo Carvalho, Pepe, Sergio Ramos, Alvaro Arbeloa, Marcelo; Xabi Alonso, Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil (Emmanuel Adebayor 70), Sami Khedira (Esteban Granero Molina 104), Angel Di Maria

Barcelona: Jose Manuel Pinto; Dani Alves, Gerard Pique, Adriano (Maxwell 118); Xavi, Andres Iniesta, Javier Mascherano, Sergio Busquets (Seydou Keita 108); David Villa (Ibrahim Afellay 106), Lionel Messi, Pedro

Wasit: Alberto Undiano Mallenco
(Kompas)

Sunday, April 17, 2011

Hamilton Menangi F1 China, Vettel Salah Strategi Pitstop


Luar biasa penampilan Lewis Hamilton di GP F1 China, Minggu (17/4). Melalui perjuangan gigihnya, pebalap Mclaren itu berhasil memenangkan balapan yang menempuh 56 lap di sirkuit Shanghai. Kepastian kemenangannya diraih pada lap ke-52 dengan menyalip Sebastian Vettel di tikungan.

Padahal, Hamilton sempat menjadi "korban" di pit kalau melakukan ganti ban. Namun berkat performa mobil yang menggunakan mobil knalpot dan lantai baru, pebalap Inggris ini berhasil menyentuh finish lebih dulu dengan total waktu tempuh 1 jam 56 menit 58,226 detik.

Vettel harus puas di urutan kedua dengan strategi dua kali pitstopnya. Ketika usai ganti ban yang kedua kali, pebalap Jerman ini sempat mengusulkan kepada tim untuk minta ban kompon lunak dan harus mengubah taktik pitstop menjadi tiga kali. Tampaknya, keinginannya tak terkabulkan, sehingga Hamilton yang tiga kali pitstop dengan ban lunak bisa melibasnya.

Tempat ketiga direbut rekan setim Vettel, Mark Webber. Tampil luar biasa dengan start dari posisi ke-18, ia mampu naik podium ketiga. Pebalap Australia ini menggunakan DRS untuk menyalip Button di trek lurus.

Peluang naik podium sempat terbuka pada Nico Rosberg. Namun, jelang lima lap terakhir, penampilannya mulai tidak stabil. Setelah disikat Webber dan Button, ia menikung terlalu melebar di lap 51, sehingga Felipe Massa (Ferrari) dapat menyusulnya. Tapi, ia dapat membalas kembali dan harus puas di posisi kelima.


Pitstop McLaren jelek
Sebelum start, ada pertanyaan besar dari penggemar F1. Mampukah duo McLaren melejit ke depan? Ternyata Button dan Hamilton memberi jawaban lepas tikungan pertama. Mereka berhasil melibas Vettel - yang start jelek - di tikungan pertama.

Vettel sendiri sempat nikung bareng dengan Nico Rosberg di dua tikungan pertama. Namun pebalap Red Bull itu berhasil mengatasi penampilan Rosberg yang agresif itu.

Masuk lap 2 sampai lap 10 formasi enam besar yang diduduki Button, Hamilton, Vettel, Rosberg, Massa dan Alonso masih terus bertahan. dan Webber pebalap senior pertama yang masuk pit ganti ban pada lap 12.

Sedang pebalap pertama masuk pit Alguersuari (Toro Rosso) pada lap 11 dan ketika masuk lintasan ban kiri belakangnya copot. Kerja ceroboh dari mekanik membuat Alguersuari tak bisa melanjutkan lomba.

Masuk lap 15 Vettel dapat menyalip Hamilton, dan tapi Button masuk pit. Lucunya ia masuk ke pit melalui garasi Button, sehingga pebalap McLaren yang ikut masuk pit harus melambatkan kecepatan ketika masuk pitnya. Pitstop yang hebat dilakukan kru Red Bull di mana Vettel duluan masuklintasan.

Lambatnya gerakan kru McLaren kembali Hamilton menjadi korban yang masuk pit lap 17 yang diikuti Massa. Pebalap Ferrari yang garasinya di belakang McLaren, justru paling duluan masuk lintasan.

Vettel melakukan strategi pitstop dua kali. Namun, ia mengeluh tak mendengar intruksi dari race engineernya di radio. dan sampai lap30, ia memimpin di depan. Dan pada lap 32 ia masuk pit kedua pakai ban kompon keras. Posisinya mundur keenam saat kembali ke trek, tapi dengan nanti Massa, Rosberg, Button dan Hamilton masuk ke pit ketiga maka ia kembali ke depan.

Taktik red Bull menuai hasil. Pada lap ke-39 Vettel berhasil mengambil kembali posisi terdepan dari tangan Rosberg. Dan pebalap Mercedes ini belum melakukan pitstop III. Hanya, Vettel sempat berubah padangan, ia ingin masuk pit ketiga ganti ban lunak.

Lap ke-42, Hamilton dengan agresif dapat menyalip Rosberg di tikungan dan berada di urutan ketiga. Hasil maksimal diraih pebalap Mclaren ini paling finish kedua karena Massa masih harus masuk pit sekali lagi. Tapi, pada lap-45, ia berhasil melibas Massa di tikungan pertama dan berada di urutan kedua.

Button juga dapat menyalip Massa di lap 49 dan berusaha menempel rekan setimnya yang juga lagi menekan Vettel. Masuk lap 51 dengan memngandalkan DRS, Ia hampir dapat menmyalip Vettel di tikungan 14. Akhirnya pda lap ke-52 Hamilton dapat menggeser Vettel yang justru bukan di trek lurus.

Lomba : 56 lap
Trek :5,541 km

Hasil balapan
1. Hamilton McLaren-Mercedes 1h36:58.226
2. Vettel Red Bull-Renault + 5.198
3. Webber Red Bull-Renault + 7.555
4. Button McLaren-Mercedes + 10.000
5. Rosberg Mercedes + 13.448
6. Massa Ferrari + 15.840
7. Alonso Ferrari + 30.622
8. Schumacher Mercedes + 31.206
9. Petrov Renault + 57.404
10. Kobayashi Sauber-Ferrari + 1:03.273
11. Di Resta Force India-Mercedes + 1:08.757
12. Heidfeld Renault + 1:12.739
13. Barrichello Williams-Cosworth + 1:30.189
14. Buemi Toro Rosso-Ferrari + 1:30.671
15. Sutil Force India-Mercedes + 1 lap
16. Kovalainen Lotus-Renault + 1 lap
17. Perez Sauber-Ferrari + 1 lap
18. Maldonado Williams-Cosworth + 1 lap
19. Trulli Lotus-Renault + 1 lap
20. D'Ambrosio Virgin-Cosworth + 2 laps
21. Glock Virgin-Cosworth + 2 laps
22. Karthikeyan HRT-Cosworth + 2 laps
23. Liuzzi HRT-Cosworth + 2 laps

Fastest lap: Webber, 1:38.993

Pebalap tidak finish
Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 12


Posisi sementara sampai seri III
Pebalap
1. Vettel 68
2. Hamilton 47
3. Button 38
4. Webber 37
5. Alonso 26
6. Massa 24
7. Petrov 17
8. Heidfeld 15
9. Rosberg 10
10. Kobayashi 7
11. Schumacher 6
12. Buemi 4
13. Di Resta 2
14. Sutil 2

Konstruktor
1. Red Bull-Renault 105
2. McLaren-Mercedes 85
3. Ferrari 50
4. Renault 32
5. Mercedes 16
6. Sauber-Ferrari 7
7. Toro Rosso-Ferrari 4
8. Force India-Mercedes 4
(Kompas)

Hamilton Menangi F1 China, Vettel Salah Strategi Pitstop


Luar biasa penampilan Lewis Hamilton di GP F1 China, Minggu (17/4). Melalui perjuangan gigihnya, pebalap Mclaren itu berhasil memenangkan balapan yang menempuh 56 lap di sirkuit Shanghai. Kepastian kemenangannya diraih pada lap ke-52 dengan menyalip Sebastian Vettel di tikungan.

Padahal, Hamilton sempat menjadi "korban" di pit kalau melakukan ganti ban. Namun berkat performa mobil yang menggunakan mobil knalpot dan lantai baru, pebalap Inggris ini berhasil menyentuh finish lebih dulu dengan total waktu tempuh 1 jam 56 menit 58,226 detik.

Vettel harus puas di urutan kedua dengan strategi dua kali pitstopnya. Ketika usai ganti ban yang kedua kali, pebalap Jerman ini sempat mengusulkan kepada tim untuk minta ban kompon lunak dan harus mengubah taktik pitstop menjadi tiga kali. Tampaknya, keinginannya tak terkabulkan, sehingga Hamilton yang tiga kali pitstop dengan ban lunak bisa melibasnya.

Tempat ketiga direbut rekan setim Vettel, Mark Webber. Tampil luar biasa dengan start dari posisi ke-18, ia mampu naik podium ketiga. Pebalap Australia ini menggunakan DRS untuk menyalip Button di trek lurus.

Peluang naik podium sempat terbuka pada Nico Rosberg. Namun, jelang lima lap terakhir, penampilannya mulai tidak stabil. Setelah disikat Webber dan Button, ia menikung terlalu melebar di lap 51, sehingga Felipe Massa (Ferrari) dapat menyusulnya. Tapi, ia dapat membalas kembali dan harus puas di posisi kelima.


Pitstop McLaren jelek
Sebelum start, ada pertanyaan besar dari penggemar F1. Mampukah duo McLaren melejit ke depan? Ternyata Button dan Hamilton memberi jawaban lepas tikungan pertama. Mereka berhasil melibas Vettel - yang start jelek - di tikungan pertama.

Vettel sendiri sempat nikung bareng dengan Nico Rosberg di dua tikungan pertama. Namun pebalap Red Bull itu berhasil mengatasi penampilan Rosberg yang agresif itu.

Masuk lap 2 sampai lap 10 formasi enam besar yang diduduki Button, Hamilton, Vettel, Rosberg, Massa dan Alonso masih terus bertahan. dan Webber pebalap senior pertama yang masuk pit ganti ban pada lap 12.

Sedang pebalap pertama masuk pit Alguersuari (Toro Rosso) pada lap 11 dan ketika masuk lintasan ban kiri belakangnya copot. Kerja ceroboh dari mekanik membuat Alguersuari tak bisa melanjutkan lomba.

Masuk lap 15 Vettel dapat menyalip Hamilton, dan tapi Button masuk pit. Lucunya ia masuk ke pit melalui garasi Button, sehingga pebalap McLaren yang ikut masuk pit harus melambatkan kecepatan ketika masuk pitnya. Pitstop yang hebat dilakukan kru Red Bull di mana Vettel duluan masuklintasan.

Lambatnya gerakan kru McLaren kembali Hamilton menjadi korban yang masuk pit lap 17 yang diikuti Massa. Pebalap Ferrari yang garasinya di belakang McLaren, justru paling duluan masuk lintasan.

Vettel melakukan strategi pitstop dua kali. Namun, ia mengeluh tak mendengar intruksi dari race engineernya di radio. dan sampai lap30, ia memimpin di depan. Dan pada lap 32 ia masuk pit kedua pakai ban kompon keras. Posisinya mundur keenam saat kembali ke trek, tapi dengan nanti Massa, Rosberg, Button dan Hamilton masuk ke pit ketiga maka ia kembali ke depan.

Taktik red Bull menuai hasil. Pada lap ke-39 Vettel berhasil mengambil kembali posisi terdepan dari tangan Rosberg. Dan pebalap Mercedes ini belum melakukan pitstop III. Hanya, Vettel sempat berubah padangan, ia ingin masuk pit ketiga ganti ban lunak.

Lap ke-42, Hamilton dengan agresif dapat menyalip Rosberg di tikungan dan berada di urutan ketiga. Hasil maksimal diraih pebalap Mclaren ini paling finish kedua karena Massa masih harus masuk pit sekali lagi. Tapi, pada lap-45, ia berhasil melibas Massa di tikungan pertama dan berada di urutan kedua.

Button juga dapat menyalip Massa di lap 49 dan berusaha menempel rekan setimnya yang juga lagi menekan Vettel. Masuk lap 51 dengan memngandalkan DRS, Ia hampir dapat menmyalip Vettel di tikungan 14. Akhirnya pda lap ke-52 Hamilton dapat menggeser Vettel yang justru bukan di trek lurus.

Lomba : 56 lap
Trek :5,541 km

Hasil balapan
1. Hamilton McLaren-Mercedes 1h36:58.226
2. Vettel Red Bull-Renault + 5.198
3. Webber Red Bull-Renault + 7.555
4. Button McLaren-Mercedes + 10.000
5. Rosberg Mercedes + 13.448
6. Massa Ferrari + 15.840
7. Alonso Ferrari + 30.622
8. Schumacher Mercedes + 31.206
9. Petrov Renault + 57.404
10. Kobayashi Sauber-Ferrari + 1:03.273
11. Di Resta Force India-Mercedes + 1:08.757
12. Heidfeld Renault + 1:12.739
13. Barrichello Williams-Cosworth + 1:30.189
14. Buemi Toro Rosso-Ferrari + 1:30.671
15. Sutil Force India-Mercedes + 1 lap
16. Kovalainen Lotus-Renault + 1 lap
17. Perez Sauber-Ferrari + 1 lap
18. Maldonado Williams-Cosworth + 1 lap
19. Trulli Lotus-Renault + 1 lap
20. D'Ambrosio Virgin-Cosworth + 2 laps
21. Glock Virgin-Cosworth + 2 laps
22. Karthikeyan HRT-Cosworth + 2 laps
23. Liuzzi HRT-Cosworth + 2 laps

Fastest lap: Webber, 1:38.993

Pebalap tidak finish
Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 12


Posisi sementara sampai seri III
Pebalap
1. Vettel 68
2. Hamilton 47
3. Button 38
4. Webber 37
5. Alonso 26
6. Massa 24
7. Petrov 17
8. Heidfeld 15
9. Rosberg 10
10. Kobayashi 7
11. Schumacher 6
12. Buemi 4
13. Di Resta 2
14. Sutil 2

Konstruktor
1. Red Bull-Renault 105
2. McLaren-Mercedes 85
3. Ferrari 50
4. Renault 32
5. Mercedes 16
6. Sauber-Ferrari 7
7. Toro Rosso-Ferrari 4
8. Force India-Mercedes 4
(Kompas)

Sunday, April 10, 2011

Vettel Rayakan Kemenangan Sempurna


Sebastian Vettel meraih kemenangan kedua di Formula One (F1) 2011, setelah meraih gelar juara di Grand Prix Malaysia, tadi sore WIB.

Dalam balapan di Sirkuit Sepang, secara mengejutkan pembalap andalan Red Bull dipaksa untuk balapan tanpa menggunakan KERS dipertengahan lomba. Kabarnya, sistem itu mengalami masalah. Beruntung, hal itu tidak mempengaruhi performa Vettel.

"Jelas, hal ini tidak berjalan sesuai dengan rencana. Kemudian, KERS sempat kami gunakan pada pertengahan lomba. Tentu, ini adalah sesuatu yang harus kami kerjakan," ujar Vettel dalam jumpa pers setelah lomba.

"Hari ini, jika kami tidak menggunakan KERS pada awal lomba, kami bisa berada dalam posisi yang berbeda. Sistem itu memberikan sesuai harapan kami. KERS sempat bermasalah, jadi kami sempat tidak memanfaatkannya," lanjut juara bertahan F1 itu.

Tapi, Vettel sadar balapan di Malaysia tidak semudah saat meraih kemenangan perdana di Australia. Terbukti, persaingan untuk meraih kemenangan berlangsung lebih ketat pada Grand Prix Malaysia. Namun Vettel tetap bangga dengan performa Red Bull.

"Jadi, kami harus tetap mendinginkan kepala kami. Saya tidak khawatir. Hari ini, kami semua bisa menikmati kemenangan ini, dan merasa bangga dengan pencapaian ini," tandasnya dilansir Autosport, Minggu 10/4/2011. (Okezone)

Vettel Rayakan Kemenangan Sempurna


Sebastian Vettel meraih kemenangan kedua di Formula One (F1) 2011, setelah meraih gelar juara di Grand Prix Malaysia, tadi sore WIB.

Dalam balapan di Sirkuit Sepang, secara mengejutkan pembalap andalan Red Bull dipaksa untuk balapan tanpa menggunakan KERS dipertengahan lomba. Kabarnya, sistem itu mengalami masalah. Beruntung, hal itu tidak mempengaruhi performa Vettel.

"Jelas, hal ini tidak berjalan sesuai dengan rencana. Kemudian, KERS sempat kami gunakan pada pertengahan lomba. Tentu, ini adalah sesuatu yang harus kami kerjakan," ujar Vettel dalam jumpa pers setelah lomba.

"Hari ini, jika kami tidak menggunakan KERS pada awal lomba, kami bisa berada dalam posisi yang berbeda. Sistem itu memberikan sesuai harapan kami. KERS sempat bermasalah, jadi kami sempat tidak memanfaatkannya," lanjut juara bertahan F1 itu.

Tapi, Vettel sadar balapan di Malaysia tidak semudah saat meraih kemenangan perdana di Australia. Terbukti, persaingan untuk meraih kemenangan berlangsung lebih ketat pada Grand Prix Malaysia. Namun Vettel tetap bangga dengan performa Red Bull.

"Jadi, kami harus tetap mendinginkan kepala kami. Saya tidak khawatir. Hari ini, kami semua bisa menikmati kemenangan ini, dan merasa bangga dengan pencapaian ini," tandasnya dilansir Autosport, Minggu 10/4/2011. (Okezone)

Sunday, April 3, 2011

Percakapan Rossi-Stoner Seusai Balapan


Casey Stoner harus mengubur ambisinya menjuarai GP Spanyol, Jerez, setelah terjatuh akibat menyenggol motor Valentino Rossi. Stoner tidak bisa melanjutkan balapan, sementara Rossi tetap menyelesaikan balapan hingga finis di posisi kelima.

Stoner yang memulai balapan dari posisi pertama, sebenarnya langsung memimpin balapan. Tapi, rider Honda Repsol dilewati Marco Simoncelli dan harus bersaing dengan Valentino Rossi yang sukses menyodok ke posisi tiga.

Petaka buat keduanya, The Doctor coba mengambil Stoner dari dalam di lap 8. sayang Rossi terlalu cepat mengambil keputusan dalam menyalip dan terlambat saat berbelok. Rider Ducati itu tergelincir dan membuat Stoner tidak sempat menghindari motor Rossi yang jatuh di depannya.

Seusai balapan, Rossi sendiri langsung mencari dan menghampiri Stoner untuk meminta maaf. Keduanya terlihat berjabat tangan. Inilah petikan percakapan keduanya, seperti dilansir Crash.

Stoner (tersenyum): “Bagaimana bahumu? Apakah baik-baik saja?”

Rossi (dengan helm yang belum terlepas): “Saya sangat menyesal dan minta maaf.”

Stoner: “Okay. Kau punya masalah dengan cedera bahu itu?”

Rossi: “Saya membuat kesalahan besar”

Stoner: “Yeah. Sejujurnya, ambisi kamu mengalahkan talentamu.”

Rossi: “Eh?”

Stoner: “Ambisi yang ada lebih besar daripada bakat.”

Rossi: “Saya minta maaf”

Stoner: “Tidak masalah.”

Saat Rossi akan melintas di garis finis pada posisi lima, Stoner menyempatkan diri berlari ke pinggir sirkuit dan bertepuk tangan. Entah apa maksud dari tepuk tangan Stoner ini. Apakah bentuk kekecewaan atau memang ucapan selamat buat Rossi yang bisa menyelesaikan balapan? (Okezone)

Percakapan Rossi-Stoner Seusai Balapan


Casey Stoner harus mengubur ambisinya menjuarai GP Spanyol, Jerez, setelah terjatuh akibat menyenggol motor Valentino Rossi. Stoner tidak bisa melanjutkan balapan, sementara Rossi tetap menyelesaikan balapan hingga finis di posisi kelima.

Stoner yang memulai balapan dari posisi pertama, sebenarnya langsung memimpin balapan. Tapi, rider Honda Repsol dilewati Marco Simoncelli dan harus bersaing dengan Valentino Rossi yang sukses menyodok ke posisi tiga.

Petaka buat keduanya, The Doctor coba mengambil Stoner dari dalam di lap 8. sayang Rossi terlalu cepat mengambil keputusan dalam menyalip dan terlambat saat berbelok. Rider Ducati itu tergelincir dan membuat Stoner tidak sempat menghindari motor Rossi yang jatuh di depannya.

Seusai balapan, Rossi sendiri langsung mencari dan menghampiri Stoner untuk meminta maaf. Keduanya terlihat berjabat tangan. Inilah petikan percakapan keduanya, seperti dilansir Crash.

Stoner (tersenyum): “Bagaimana bahumu? Apakah baik-baik saja?”

Rossi (dengan helm yang belum terlepas): “Saya sangat menyesal dan minta maaf.”

Stoner: “Okay. Kau punya masalah dengan cedera bahu itu?”

Rossi: “Saya membuat kesalahan besar”

Stoner: “Yeah. Sejujurnya, ambisi kamu mengalahkan talentamu.”

Rossi: “Eh?”

Stoner: “Ambisi yang ada lebih besar daripada bakat.”

Rossi: “Saya minta maaf”

Stoner: “Tidak masalah.”

Saat Rossi akan melintas di garis finis pada posisi lima, Stoner menyempatkan diri berlari ke pinggir sirkuit dan bertepuk tangan. Entah apa maksud dari tepuk tangan Stoner ini. Apakah bentuk kekecewaan atau memang ucapan selamat buat Rossi yang bisa menyelesaikan balapan? (Okezone)

Pedrosa Puas Finis Kedua


Daniel Pedrosa menyelamatkan wajah tim papan atas Honda Repsol dengan menjadi runner up di GP Spanyol, Jerez. Pedrosa puas dengan berada di posisi dua dan bersyukur mendapatkan poin penting.

Pedrosa memulai balapan di tempat kedua tapi melorot ke posisi 11. Sedikit demi sedikit, rider Spanyol ini bergerak ke depan melewati pembalap lain. Momentum Pedrosa mengendur saat disalip Ben Spies, beruntung pembalap Yamaha tersebut terjatuh.

"Saat balapan dimulai, saya sudah mengalami kesulitan. Saya berada di posisi 11, atau lebih. Tapi, saya bisa melaju dengan cepat dan berada di posisi kedua. Ini penting buat saya," jelas Pedrosa seperti disitat Crash, Senin (4/4/2011).

Pedrosa mengaku masih belum pulih total dari cedera yang mengganggu performanya di Jerez. Pedrosa sangat terbantu dengan banyaknya pembalap yang tergelincir, hingga dia mendapat posisi kedua.

"Saya berjuang keras mempertahankan motor. Saat trek lurus, saya tidak bisa membuka gas dengan baik dan saya tahu ini akan mengganggu. Saya hanya coba bertahan dengan ban yang ada. Tidak terlalu mengenakan saat melihat pembalap lain terjauh dan saya melewatinya," lanjut Pedrosa.

Pedrosa akan naik meja operasi untuk memperbaiki cedera di tulang selangka, awal pekan ini. Ada waktu sekitar empat pekan, sebelum GP Portugal, Estoril, dimulai bulan depan.

"Besok saya akan melakukan operasi besar. Sata harap semuanya berjalan baik dan saya bisa sembuh untuk kembali bertarung di Estoril," tutupnya. (Okezone)

Pedrosa Puas Finis Kedua


Daniel Pedrosa menyelamatkan wajah tim papan atas Honda Repsol dengan menjadi runner up di GP Spanyol, Jerez. Pedrosa puas dengan berada di posisi dua dan bersyukur mendapatkan poin penting.

Pedrosa memulai balapan di tempat kedua tapi melorot ke posisi 11. Sedikit demi sedikit, rider Spanyol ini bergerak ke depan melewati pembalap lain. Momentum Pedrosa mengendur saat disalip Ben Spies, beruntung pembalap Yamaha tersebut terjatuh.

"Saat balapan dimulai, saya sudah mengalami kesulitan. Saya berada di posisi 11, atau lebih. Tapi, saya bisa melaju dengan cepat dan berada di posisi kedua. Ini penting buat saya," jelas Pedrosa seperti disitat Crash, Senin (4/4/2011).

Pedrosa mengaku masih belum pulih total dari cedera yang mengganggu performanya di Jerez. Pedrosa sangat terbantu dengan banyaknya pembalap yang tergelincir, hingga dia mendapat posisi kedua.

"Saya berjuang keras mempertahankan motor. Saat trek lurus, saya tidak bisa membuka gas dengan baik dan saya tahu ini akan mengganggu. Saya hanya coba bertahan dengan ban yang ada. Tidak terlalu mengenakan saat melihat pembalap lain terjauh dan saya melewatinya," lanjut Pedrosa.

Pedrosa akan naik meja operasi untuk memperbaiki cedera di tulang selangka, awal pekan ini. Ada waktu sekitar empat pekan, sebelum GP Portugal, Estoril, dimulai bulan depan.

"Besok saya akan melakukan operasi besar. Sata harap semuanya berjalan baik dan saya bisa sembuh untuk kembali bertarung di Estoril," tutupnya. (Okezone)

Lorenzo Sempat Sulit Fokus Balapan


Jorge Lorenzo menjadi salah satu pembalap yang tampil konstan dan penuh konsentrasi tinggi di GP Spanyol, Jerez. Rider andalan Yamaha ini pun finis terdepan pada seri kedua MotoGP 2011 ini.

Jorge Lorenzo mampu mengambil alih balapan, setelah memanfaatkan beberapa insiden yang menimpa para rivalnya. Seluruh pembalap harus berjuang keras memacu motor di lintasan yang licin. Penggunaan ban basah juga menjadi kontradiktif di akhir balapan, dimana lintasan sudah mongering.

Rekan Lorenzo, Ben Spies terjatuh menjelang akhir balapan. Rider Honda Gresini Marco Simoncelli juga jatuh saat memimpin. Valentino Rossi dan Casey Stoner harus bersenggolan dan jatuh, saat Rossi coba melakukan overtaking dari arah dalam saat tikungan. Cal Crutchlow, Randy de Puniet dan Karel Abraham juga terjatuh.

"Benar-benar sulit untuk menjaga fokus dan konsentrasi saat melihat beberapa pembalap terjatuh," kata Lorenzo seperti dilansir Autosport, Senin (4/4/2011).

"Setiap lap yang saya lalui, ban semakin berada dalam kondisi yang lebih buruk. Akibatnya, saya harus memastikan setiap sudut tikungan di mana saya harus memperlambat laju motor,” lanjut juara dunia musim lalu ini.

Lorenzo pun memilih menjaga posisinya saat sudah memimpin jauh di depan, mengungguli rider Hond Repsol Daniel Pedrosa.

"Saya terus menjaga konsentrasi setelah melihat pembalap lain berjatuhan. Tidak mudah karena balapan ini cukup panjang. Kami bisa menang kedua kalinya di Jerez, yang saya anggap sebagai sirkuit terbaik di dunia."

Seperti di tahun lalu, Lorenzo merayakan kemenangan di rumahnya sendiri dengan berhenti saat melakukan victory lap dan melompat ke danau yang ada di tengah sirkuit Jerez. (Okezone)

Lorenzo Sempat Sulit Fokus Balapan


Jorge Lorenzo menjadi salah satu pembalap yang tampil konstan dan penuh konsentrasi tinggi di GP Spanyol, Jerez. Rider andalan Yamaha ini pun finis terdepan pada seri kedua MotoGP 2011 ini.

Jorge Lorenzo mampu mengambil alih balapan, setelah memanfaatkan beberapa insiden yang menimpa para rivalnya. Seluruh pembalap harus berjuang keras memacu motor di lintasan yang licin. Penggunaan ban basah juga menjadi kontradiktif di akhir balapan, dimana lintasan sudah mongering.

Rekan Lorenzo, Ben Spies terjatuh menjelang akhir balapan. Rider Honda Gresini Marco Simoncelli juga jatuh saat memimpin. Valentino Rossi dan Casey Stoner harus bersenggolan dan jatuh, saat Rossi coba melakukan overtaking dari arah dalam saat tikungan. Cal Crutchlow, Randy de Puniet dan Karel Abraham juga terjatuh.

"Benar-benar sulit untuk menjaga fokus dan konsentrasi saat melihat beberapa pembalap terjatuh," kata Lorenzo seperti dilansir Autosport, Senin (4/4/2011).

"Setiap lap yang saya lalui, ban semakin berada dalam kondisi yang lebih buruk. Akibatnya, saya harus memastikan setiap sudut tikungan di mana saya harus memperlambat laju motor,” lanjut juara dunia musim lalu ini.

Lorenzo pun memilih menjaga posisinya saat sudah memimpin jauh di depan, mengungguli rider Hond Repsol Daniel Pedrosa.

"Saya terus menjaga konsentrasi setelah melihat pembalap lain berjatuhan. Tidak mudah karena balapan ini cukup panjang. Kami bisa menang kedua kalinya di Jerez, yang saya anggap sebagai sirkuit terbaik di dunia."

Seperti di tahun lalu, Lorenzo merayakan kemenangan di rumahnya sendiri dengan berhenti saat melakukan victory lap dan melompat ke danau yang ada di tengah sirkuit Jerez. (Okezone)
 
Themes by ASRock Celebrity News - Privacy Policy - Sitemap